Halloween party ideas 2015

Go Ihsan - Meskipun Prabowo Subianto telah mengakui punya pengetahuan yang minim tentang Islam, belum menjalankan ritual Islam dengan baik, dan tumbuh di lingkungan abangan, toh banyak tokoh dan ormas Islam tetap mendukungnya. Kenapa?

Tentang hal ini, Ustaz Ansufri Idrus Sambo, yang pernah menjadi guru mengaji Prabowo, punya penjelasan. Menurut dia, komitmen Prabowo terhadap Islam sudah diperlihatkan sejak menjadi Komandan Jenderal Kopassus. Hal itu terlihat dalam diskusi-diskusi Prabowo dengan sejumlah tokoh pergerakan Islam, seperti Ahmad Sumargono dari Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI) serta KH A Kholil Ridwan dari Dewan Dakwah Islamiyah. 

Dalam sebuah ceramah di Markas Kopassus, Cijantung, kata Sambo, Prabowo pernah mengungkapkan komitmennya terhadap Islam. Sebagai warga mayoritas, dia mengidamkan kaum muslim mewarnai betul segenap kehidupan berbangsa dan negara. Sebab, kalau muslim kuat, otomatis NKRI akan kuat. "Jadi, Islam di Indonesia itu ibaratnya tulang punggung negara," kata Sambo mengenang pernyataan Prabowo.
Selain itu, putra begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo itu pernah mengungkapkan, bila terjadi perselisihan antara tentara dan umat Islam, dirinya akan lebih berpihak kepada Islam ketimbang profesinya sebagai tentara. 
"Kita takbir semua yang mendengarnya. Jadi, Prabowo itu nggak bisa dilepaskan dari Islam. Jadi kenapa kami mendukung Prabowo, ya, karena komitmennya itu, bukan soal ritualnya," kata Sambo.
Komitmen Prabowo terhadap Islam juga diperlihatkan dengan melindungi banyak tokoh Islam dari upaya-upaya pemberangusan pihak-pihak tertentu di bawah kendali Jenderal LB Moerdani, yang disebutnya anti-Islam. "Motor gerakan Islam di tubuh militer itu, ya, Prabowo," ujar Sambo.(Dtk)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.